Langsung ke konten utama

Postingan

12 Hal Tabu Pada Seni Tradisional Cina

Ada 12 hal yang ditabukan atau dipantangkan dalam lukisan Cina Kuno yang dikenal dengan istilah Shih-er chi.  Jao Tz u-jan  ( Yuan dynasty 1280–1368 CE ) membuat sebuah daftar dan menyatakan bahwa dalam sebuah lukisan Cina tidak boleh terdapat hal-hal sebagai berikut:  1.  pu-chih p’o-sai  atau Tata Ruang yang Sempit.  2.  yuên-jin pu-fen  atau Jarak tidak terbedakan.  3.  shan wu ch’i-mai  atau Pegunungan yang menutupi atau mengurangi energi utama. 4.  shui wu yuên-liu  atau Sungai dengan sumber air dan arah aliran yang kurang baik.  5.  ching wu yi-hsien   atau Daerah atau dataran yang sedikit tanah lapangnya dan curam.  6.   lu-wu ch’ u-ju  atau Jalan Utama yang tidak diketahui asal-usulnya.  7.  shih-chih yi-mien  atau Bebatuan yang hanya memiliki satu bentuk.  8.  shu shao ssu-chih  atau Pepohonan yang kekurangan cabang....

Taizé

Pada awal mulanya Segala sesuatunya berawal pada tahun 1940, pada usia dua puluh lima tahun, Bruder Roger meninggalkan Swiss, tempat kelahirannya, pergi dan tinggal di Perancis, tempat dari mana ibunya berasal. Selama bertahun-tahun ia menderita tuberkulosis. Semasa ia menderita sakit yang berkepanjangan itu, sebuah panggilan menggema di dalam hatinya untuk membentuk sebuah komunitas di mana kesederhanaan dan suasana kekeluargaan yang hidup di dalam Injil dapat menjadi nyata. Ketika Perang Dunia Kedua meletus, ia merasakan adanya sesuatu yang mendesak bahwa ia harus memulai pada saat itu juga untuk menawarkan bantuan kepada orang-orang yang berada dalam kesulitan, sama seperti apa yang pernah dilakukan oleh neneknya saat berkecamuknya Perang Dunia Pertama. Desa kecil Taizé, di mana ia akhirnya tinggal, sangat dekat dari garis batas yang memisahkan Perancis menjadi dua bagian dan terletak dengan baik sebagai tempat untuk menyambut para pengungsi yang melarikan diri akibat...